Minggu, 29 Oktober 2017

MATEMATIKA EKONOMI


Matematika Ekonomi
    Ilmu yang digunakan sebagai pendekatan dalam analisa ekonomi dengan simbol matematis dalam permasalahan ekonomi.
Teori ekonomi digunakan matematika mikro dan makro.
Penerapan:
- Memberikan manfaat dalam menunjang pertumbuhan perekonomian suatu negara, melalui model matematika.


Manfaat Matematika Ekonomi:
  1. Maksimisasi, minimisasi, optimalisasi.
  2. Penerapan dalam analisis ekonomi.
  3. Menyelesaikan permasalahan-permasalahan ekonomi.
  4. Menghitung indikator, prediksi ekonomi.
Penerapan Ilmu Ekonomi
  •  Mikro Ekonomi
  1. Mencirikan dan menggambarkan fungsi permintaan dan penawaran dari suatu barang atau jasa. Serta menentukan titik keseimbangan pasar.
  2. Menghitung fungsi 2 jenis barang.
  3. Mencirikan dan menggambarkan bentuk fungsi biaya dan fungsi penerimaan.
  4. Menggambarkan fungsi produsen dan konsumen.
  • Makro Ekonomi
  1. Mencirikan dan menggambarkan fungsi konsumsi, tabungan dan angka penggandaan.
  2. Menggambarkan bentuk fungsi investasi.
  3. Menggambarkan bentuk fungsi impor.
  4. Menghitung nilai pendapatan nasional.
Perbedaan Mikro dan Makro:
  • Mikro: Campur tangan pemerintah dan negara (di pemerintahan kita saja)
  • Makro: Cangkupannya luas.

TUGAS 
Apa yang anda ketahui tentang: 
  1. Teori permintaan dan teori penawaran
  2. Pajak dan Subsidi
  3. Biaya penerimaan dan anggaran
  4. Konsumsi dan tabungan
  5. Pendapatan nasional dan tiga pendekatan
 
Jawaban:
1.    Teori permintaan merupakan ciri hubungan antara jumlah permintaan dan harga. Permintaan adalah keseluruhan jumlah barang atau jasa yang diinginkan, diminta atau dibeli disertai dengan kemampuan dari  konsumen pada suatu pasar tertentu dan pada berbagai tingkat harga, dan pada waktu tertentu .
Semakin banyak permintaan harga cenderung naik.
Semakin sedikit permintaan→ harga cenederun turun.
Teori penawaran adalah permintaan masyarakat terhadap suatu barang belum memenuhi syarat terjadinya transaksi di dalam pasar, maka perlu adanya penawaran dari produsen dan kuantitas barang dan jasa yang disediakan yang dapat ditawar oleh konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
Jika harga naik maka penawaran naik, penawaran sedikit bila harga turun.
2.    Pajak adalah pungutan yang diminta negara yang wajib dibayar oleh rakyat yang digunakan untuk kepentingan negara atau pemerintah dan masyarakat umum. Pajak berguna untuk membangun pembangunan, baik pemerintahan pusat maupun daerah. Sedangkan subsidi ialah bantuan yang diberikan pemerintah untuk masyarakat untuk meringankan beban biaya atau perekonomian yang ditanggung oleh mayarakat. Misalnya barang-barang kebutuhan pokok. Adanya pajak akan menaikkan harga barang, sedangkan adanya subsidi justru akan menurunkan harga barang tersebut.
3.      Biaya adalah  beban yang harus dibayar produsen untuk menghasilkan barang dan jasa  sampai barang tersebut siap untuk dikonsumsi. Penerimaan (revenue) adalah seluruh pendapatan yang diterima dari hasil penjualan barang pada tingkat harga tertentu. Anggaran adalah rencana keuangan yang disusun secara sistematis dalam bentuk angka dan dinyatakan dalam unit moneter yang meliputi seluruh kegiatan perusahaan pada periode tertentu di masa yang akan datang.
4.    Konsumsi adalah bagian pendapatan yang dibelanjakan untuk memenuhi kebutuhan manusia dan untuk menghabiskan atau mengurang suatu barang atau nilai guna. Sedangkan Tabungan adalah kegiatan manusia untuk menyimpan sisa pendapatan setelah digunakan untuk kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhan yang akan datang.
5.    Pendapatan nasional merupakan penjumlahan dari seluruh pendapatan dari semua nilai barang dan jasa yang diterima oleh masyarakat dalam suatu negara selama satu tahun. Untuk menghitungnya yaitu kalikan jumlah barang dan jasa yang sudah diproduksi tersebut dalam satu tahun dengan harga satuan masing-masing.
Ada 3 pendekatan yaitu:
1. Pendekatan produksi
Menghitung pendapatan nasional dengan cara menjumlahkan nilai
tambah produksi barang dan jasa dalam waktu satu tahun.
2. Pendekatan pendapatan         
Menghitung pendapatan nasional dengan cara menjumlahkan pendapatan yang diterima oleh pemilik faktor produksi suatu masyarakat dalam waktu satu tahun.
3.  Pendekatan pengeluaran
Menghitung pendapatan nasional dengan cara menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh pelaku ekonomi. Kegiatan perekonomian yang dihitung pada pendekatan pengeluaran ini adalah kegiatan perekonomian terbuka, yang artinya komponen dihitung pengeluarannya yaitu semua komponen yang berkegiatan di dalam negara tersebut maupun di luar negeri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar